Distribusi Logistik PSU Pilkada Barito Utara Dimulai pada 4 Agustus

MUARA TEWEH, onlinesinarbarito.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara memastikan distribusi logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur, dengan mekanisme swakelola mulai dari tingkat kecamatan hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hal ini disampaikan Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari dalam Rapat Koordinasi Persiapan Distribusi Logistik PSU, Jumat (1/8/2025), dihadiri Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Eveready Noor, unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu, para camat se-Barito Utara, serta undangan lainnya, di RPP KPU setempat.

Siska menjelaskan bahwa secara ketentuan, kotak suara sudah harus berada di TPS paling lambat H-1 sebelum hari pemungutan suara. Namun, terdapat fleksibilitas teknis pada beberapa desa yang berlokasi dekat dengan TPS, sehingga kotak suara dapat dikirim pada hari pemungutan karena dinilai lebih aman dan efisien.

“Distribusi logistik menggunakan mekanisme swakelola, dikelola oleh badan advokasi mulai dari tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan, lalu ke TPS. Untuk keamanan, kotak suara bisa diinapkan di kantor desa jika terdapat beberapa TPS di satu desa, baru besoknya disalurkan,” jelasnya.

Untuk pendistribusian tahap pertama pada 4 Agustus 2025, logistik akan dikirim ke tujuh kecamatan yaitu Gunung Purei, Teweh Timur, Lahei, Gunung Timang, Montallat, Teweh Baru, dan Teweh Selatan.

Khusus Kecamatan Montallat, pengiriman dilakukan melalui pelabuhan Masjid Jami dengan moda transportasi air seperti jungkung atau bondes, dan selanjutnya ke desa-desa masing-masing.

“Setiap kotak suara akan dikirim sesuai TPS-nya. Biasanya diinapkan dulu di kantor desa atau sekretariat PPS, lalu pada tanggal 5 Agustus mulai disalurkan ke TPS oleh PPS,” tambah Siska.

Sementara itu, dua kecamatan lainnya yakni Lahei Barat dan Teweh Tengah dijadwalkan menerima logistik dari gudang KPU pada 5 Agustus 2025. Kecamatan Lahei Barat akan menyalurkan logistik melalui jalur sungai ke desa-desa, sedangkan Kecamatan Teweh Tengah yang berada di pusat ibu kota kabupaten dinilai lebih siap secara infrastruktur.

Rencananya, pelepasan logistik secara resmi dari kantor KPU akan dilakukan pada 4 Agustus 2025 sekitar pukul 10.00 WIB setelah pelaksanaan apel. (adv/sb).