Muara Teweh – Panitia dan H. Suparjan Efendi berharap kegiatan lomba ini mampu memotivasi anak-anak untuk tujuan ganda: terus meningkatkan kemampuan membaca serta memahami Al-Qur’an secara lebih mendalam.
Kompetisi hanyalah pemicu, sementara tujuan akhirnya adalah peningkatan kualitas diri. Kemampuan membaca dengan tajwid yang baik harus diimbangi dengan pemahaman isi Al-Qur’an.
Dorongan untuk memahami Al-Qur’an secara mendalam menunjukkan bahwa MTQH di Barito Utara bukan hanya fokus pada aspek tilawah (membaca) dan tartil (memperindah bacaan), tetapi juga pada aspek edukasi dan implementasi nilai-nilai Islam.(ma)
Sinar Barito Pemersatu Banua