H Shalahuddin Dari Birokrat Teknis Menjadi Pemimpin Visioner

MUARA TEWEH, onlinesinarbarito.com – H Shalahuddin secara resmi menorehkan sejarah sebagai Bupati ke-13 Kabupaten Barito Utara, menandai perjalanan panjangnya dari ASN teknis hingga memimpin daerah kelahirannya, Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

Lahir di Muara Teweh pada 21 Juli 1971, Shalahuddin dikenal berintegritas tinggi dengan rekam jejak birokrasi yang solid. Berbekal latar belakang teknik sipil, ia meniti karier mulai dari Kepala Seksi, Kepala Bidang, hingga Sekretaris Dinas di Dinas PUPR Barito Utara.

Pengalaman ini membawanya ke posisi strategis di Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng selama lebih dari tujuh tahun, dan Penjabat Bupati Kotawaringin Timur pada 2024.

Dalam Pilkada Barito Utara 2024, Shalahuddin memutuskan mundur dari birokrasi dan maju sebagai calon Bupati. Ia menegaskan, jabatan barunya bukan hanya pelaksana kebijakan, tetapi pembuat kebijakan yang harus memastikan setiap program berdampak nyata bagi masyarakat.

Prioritas utamanya mencakup percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan kolaborasi lintas sektor. Felix Sonadie Y. Tingan Resmi Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan dilantik sebagai Wakil Bupati Barito Utara pada 10 Oktober 2025, mendampingi Shalahuddin setelah memenangkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada 2024.

Pasangan ini memperoleh 52,2% suara sah, didukung koalisi lima partai politik. Felix, lahir di Muara Teweh 2 April 1980, adalah pengusaha sukses di sektor pertambangan, energi, otomotif, dan F&B.

Ia aktif di PDI Perjuangan dan berkomitmen menjalankan pemerintahan bersih, inklusif, dan transparan, dengan fokus pada sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Shalahuddin-Felix optimis sinergi seluruh elemen masyarakat akan membawa Barito Utara menjadi daerah maju, mandiri, dan sejahtera. (adv/sb).

Visi, Misi, dan Program Unggulan Pasangan Shalahuddin-Felix (2024–2030)

Visi:

“Terwujudnya Kabupaten Barito Utara yang Maju, Tumbuh Pesat, Sejahtera, dan Berkeadilan.”

Misi:

Meningkatkan kualitas SDM yang religius, cerdas, produktif, kreatif, dan adaptif terhadap teknologi.

Mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik secara merata.

Meningkatkan perekonomian melalui pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan energi secara berkeadilan.

Menciptakan pemerintahan bersih, profesional, dan inklusif, serta melestarikan budaya lokal.

Memperkuat perlindungan terhadap perempuan, anak, lansia, disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.

12 Program Unggulan :

1. Pendidikan gratis 16 tahun dan beasiswa S1–S3.

2. BPJS gratis untuk masyarakat.

3. Peningkatan keterampilan tenaga kerja (Balai Latihan Kerja).

4. Pengadaan alat berat untuk infrastruktur pedesaan dan pertanian.

5. Bantuan duka dan persalinan.

6. Bantuan untuk anak/disabilitas.

7. Insentif untuk tokoh masyarakat, guru, RT/RW, dan marbot.

8. Peningkatan insentif Aparat Desa dan BPD.

9. Kesejahteraan ASN dan tenaga kontrak Pemda.

10. Penguatan peran lembaga adat.

11. Peningkatan pelayanan publik.

12. Kolaborasi lintas sektor untuk pembangunan berkelanjutan.