MUARA TEWEH, onlinesinarbarito.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara semakin memacu percepatan pelaksanaan program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati terpilih, menegaskan komitmen untuk menghadirkan perubahan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Drs. Muhlis, menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah.
“Seluruh Kepala Dinas, Badan, dan Satuan kerja harus segera mengeksekusi rencana kerja dan kegiatan prioritas, sesuai arahan pimpinan dan hasil rapat koordinasi tim perumus. Tidak ada lagi yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya dengan penuh semangat.
Muhlis juga meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan inventarisasi program strategis yang bisa menjadi ‘quick wins’ hasil konkret yang bisa ditunjukkan dalam 100 hari pertama. “Mari kita bekerja dengan loyalitas tinggi, semangat kolaborasi, dan fokus pada hasil. Barito Utara harus bergerak cepat, nyata, dan memberi manfaat langsung bagi warganya,” tambahnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BakesbangPol) Barito Utara, Rayadi, memaparkan langkah-langkah mitigasi yang telah dan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan ketahanan daerah. Beberapa di antaranya Adalah. Menguatkan nilai kebangsaan dan keindonesiaan untuk menciptakan masyarakat yang rukun, damai, dan bahagia.
Mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan dan mensyukuri setiap hasilnya sebagai rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. Memperkuat peran lembaga adat agar mampu mengayomi dan melindungi seluruh elemen masyarakat.
Fasilitasi penyelesaian konflik dan sengketa secara damai dan sesuai aturan. Pembinaan terhadap pemerintah desa dan kelembagaan desa agar lebih responsif dan tanggap. Koordinasi program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) demi generasi muda yang sehat dan produktif.
Menyiapkan pemimpin masa depan berkarakter Pancasila melalui pembentukan Paskibraka hingga tingkat kecamatan. Mendorong demokrasi sehat dan pendidikan politik masyarakat melalui kolaborasi dengan parpol, penyelenggara pemilu, dan ormas.
Deteksi dini terhadap kerawanan dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG). “Semua langkah ini bukan sekadar program, tetapi komitmen nyata kami menjaga ketahanan daerah dan menciptakan suasana kondusif bagi pembangunan,” ujar Rayadi.
Dengan sinergi yang kuat, gotong royong yang nyata, dan kerja cepat seluruh jajaran, program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara siap menghadirkan perubahan yang bisa dirasakan masyarakat sehari-hari dari infrastruktur yang lebih baik, layanan publik yang lebih cepat, hingga keamanan dan ketertiban yang terjaga. (adv/sb).
Sinar Barito Pemersatu Banua