Diskominfo Tabalong Gandeng 32 Media dan KIM

TANJUNG, onlinesinarbarito.com – Komitmen memperkuat arus informasi yang sehat dan kredibel kembali ditegaskan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabalong melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Kerja Sama Media Tahun Anggaran 2026 yang dirangkai dengan Workshop Komunitas Informasi Masyarakat (KIM). Kegiatan strategis ini digelar di Aula Diskominfo Tabalong, Selasa (27/1/2026), pukul 10.00 WITA.

Sejak pagi, suasana aula terasa dinamis. Puluhan insan pers dan pengelola KIM dari berbagai penjuru daerah berkumpul, menyatukan visi menghadapi tantangan informasi di era digital yang kian kompleks.

Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suriyani, S.Sos., MA, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan media bukan lagi sekadar hubungan formal kerja sama publikasi, melainkan kemitraan strategis dalam menjaga ruang informasi publik tetap sehat.

“Kerja sama media bukan sekadar publikasi. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan informasi pembangunan tersampaikan secara akurat, berimbang, dan mencegah disinformasi di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan, di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, peran media lokal menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Sekretaris Diskominfo Tabalong, Rully Febriansyah, S.I.Kom., M.I.Kom, menambahkan bahwa rakor ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penyamaan persepsi terkait pola dan mekanisme kerja sama media tahun 2026.

“Forum ini penting agar komunikasi yang terjalin semakin efektif, transparan, dan profesional. Kita ingin kerja sama ini tidak hanya administratif, tetapi juga substantif dan berdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Diskominfo Tabalong, Eka Rismawina, menegaskan bahwa Workshop KIM menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem informasi hingga ke tingkat akar rumput.

Menurutnya, Komunitas Informasi Masyarakat harus mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah sekaligus agen literasi digital di tengah masyarakat.

“Pengelola informasi di masyarakat perlu dibekali kemampuan menyaring, mengolah, dan menyebarluaskan informasi yang positif, edukatif, dan terpercaya,” katanya.
Kegiatan yang diikuti 32 media cetak dan online, baik lokal maupun regional, serta KIM se-Kabupaten Tabalong ini berlangsung melalui pemaparan materi, diskusi terbuka, hingga sesi evaluasi mendalam mengenai skema kerja sama sepanjang 2026.

Rakor dan workshop ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis membangun ekosistem informasi daerah yang tangguh, kredibel, dan berkelanjutan. Di tengah tantangan era digital, Diskominfo Tabalong dan insan pers sepakat: informasi yang benar adalah fondasi pembangunan yang kuat. (isn/sb).