Puluhan Ribu Warga Tak Lagi Ditanggung BPJS, DPRD Minta Penjelasan Judul 3:

BANJARMASIN, onlinesinarbarito.com, – DPRD Kota Banjarmasin membahas pengurangan jumlah penerima iuran BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah kota pada tahun 2026 melalui rapat bersama instansi terkait. (3/2/2026).

Pembahasan tersebut menjadi perhatian karena jumlah penerima mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat, penerima iuran yang sebelumnya mencapai lebih dari 100 ribu orang kini tersisa sekitar 45 ribu penerima.

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin menyampaikan bahwa pengurangan ini menimbulkan pertanyaan terkait nasib puluhan ribu warga yang sebelumnya mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah.

DPRD pun meminta penjelasan secara rinci dari pemerintah kota mengenai dasar kebijakan tersebut, sekaligus mendorong adanya solusi agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dalam rapat tersebut, DPRD melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti dinas kesehatan, dinas sosial, hingga pihak kecamatan guna mencari langkah penanganan yang tepat.

DPRD menegaskan bahwa masyarakat tetap harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, khususnya bagi warga kurang mampu.

Selain itu, pemerintah kota diminta melakukan verifikasi ulang data penerima agar bantuan iuran BPJS benar-benar tepat sasaran sesuai kondisi ekonomi masyarakat.

Pemerintah kota menyatakan bahwa penetapan penerima bantuan didasarkan pada data warga kurang mampu, sehingga hanya masyarakat yang memenuhi kriteria yang akan ditanggung iurannya.

Dengan pembahasan tersebut, diharapkan kebijakan terkait penerima iuran BPJS Kesehatan dapat berjalan tepat sasaran serta tetap menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat. (adv/sb).