Pemkab Murung Raya Matangkan Persiapan MTQ Korpri Tingkat Provinsi Kalteng

PALANGKA RAYA, onlinesinarbarito.com – Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri Kabupaten Murung Raya melakukan audiensi sekaligus melaporkan kesiapan pelaksanaan MTQ Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah kepada Pemerintah Provinsi, Selasa (31/3/2026).

Rombongan dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Murung Raya, Sarwo Mintarjo, didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Murung Raya H. Marzuki Rahman, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dina Maulidah, Kepala Dinas P3ADaldukkb Firman Prihatin, serta jajaran panitia pelaksana.

Kedatangan rombongan diterima Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, bersama Kepala BKAD Lisda Ariani, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Husaini, serta jajaran pemerintah provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan berbagai aspek kesiapan, mulai dari teknis pelaksanaan, dukungan anggaran, hingga koordinasi lintas sektor guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan sukses.

Sarwo Mintarjo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menyukseskan MTQ Korpri sebagai ajang memperkuat nilai-nilai religius sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota Korpri se-Kalimantan Tengah.

Sementara itu, pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik laporan tersebut dan memberikan arahan agar seluruh persiapan dimatangkan secara optimal. Hal ini penting agar pelaksanaan MTQ tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dari hasil koordinasi, disepakati bahwa MTQ Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah akan digelar pada 23 hingga 28 Juni 2026.

Laporan hasil audiensi tersebut juga telah disampaikan kepada Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin. Ia menegaskan akan meneruskan laporan tersebut kepada Bupati Murung Raya Heriyus M. Yoseph sebagai bagian dari langkah konsolidasi dan kesiapan pemerintah daerah.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, menandai sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam menyukseskan agenda keagamaan tersebut. (asd/sb).