MARABAHAN, onlinesinarbarito.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kab. Barito Kuala menggelar Rapat Kerja DWP Tahun 2026. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Penasihat DWP Ny. Hj. Noorhayati Bahrul Ilmi, bertempat di Aula Selidah, Senin (27/4/2026).
Kegiatan diawali dengan laporan sekaligus sambutan dari Ketua DWP Ny. Hj. Herwina Zulkipli Yadi Noor, dan dilanjutkan dengan paparan mengenai internalisasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab. Barito Kuala oleh Sekda H. Zulkipli Yadi Noor.
Dalam laporannya, Ketua DWP Ny. Hj. Herwina Zulkipli Yadi Noor menyampaikan bahwa DWP Kab. Barito Kuala sebagai organisasi sosial memiliki peran domestik dan peran publik yang dilaksanakan secara seimbang.
“Peran domestik berkaitan dengan peran istri dan ibu dalam keluarga, sedangkan peran publik melibatkan partisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat, dengan berperan sebagai mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa RPJMD menjadi salah satu pedoman dalam penyusunan landasan strategis DWP tahun 2025–2029. Program kerja tahun 2026 yang telah dimulai dalam Renstra DWP akan disempurnakan melalui rapat kerja dengan memperhatikan hasil atau capaian dan evaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2025.
Tujuan utama dari rapat kerja ini adalah untuk:
1. Mengevaluasi, membahas, mengkoordinasikan, menyalurkan persepsi, serta mengintensifkan atau menetapkan program kerja dan pelaksanaannya sesuai dengan kehidupan organisasi yang telah ditetapkan.
2. Menetapkan program kerja tahun 2026.
3. Menetapkan acuan atau pedoman dalam pelaksanaan kegiatan DWP Kabupaten dari kepala, dan sebagai dasar dalam penyusunan program kerja unsur pelaksana DWP Kabupaten.
Penasihat DWP selaku Ketua TP PKK, Ny. Hj. Noorhayati Bahrul Ilmi, dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat kerja merupakan momentum untuk mengevaluasi capaian dan merancang langkah strategis ke depan. Beliau menekankan pentingnya peran DWP dalam mendukung tugas suami sebagai ASN sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga.
“Dalam menyusun program kerja, saya sangat mengharapkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, pastikan program kerja yang disusun selaras dengan visi dan misi pusat maupun daerah kita. Buat program kerja yang nyata, yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota dan masyarakat,” tegas Noorhayati.
Beliau juga berpesan agar rapat dilaksanakan dengan keterbukaan, jujur, dan realistis dalam menyusun target kerja dengan mengutamakan kualitas daripada kuantitas kegiatan.
Rangkaian acara diakhiri dengan sesi diskusi yang dipandu oleh panitia pelaksana dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kekompakan organisasi. (adv/sb).
Sinar Barito Pemersatu Banua