PURUK CAHU, onlinesinarbarito.com – Keluhan masyarakat terkait tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) terus bermunculan di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Murung Raya. Harga BBM jenis Pertamax dan Pertalite dilaporkan dijual jauh di atas harga eceran tertinggi (HET), bahkan mencapai lebih dari Rp20 ribu per liter di tingkat pengecer.
Kondisi BBM tersebut mendapat perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H.,M.M., SP., M.A.P.
Ia meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat.
Menurut Bebie, persoalan kelangkaan dan tingginya harga BBM tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain memicu kenaikan harga kebutuhan pokok, kondisi itu juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi warga di berbagai sektor.
“Kami meminta persoalan BBM ini segera ditangani secara serius. Jangan sampai kelangkaan terus terjadi dan berdampak pada meningkatnya harga kebutuhan masyarakat, dan terganggunya aktivitas ekonomi,” ujar Bebie saat dihubungi awak media, Jumat (8/5/2026).
Ia juga meminta adanya transparansi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan BBM yang terjadi di lapangan. Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka apakah kondisi tersebut dipicu keterlambatan distribusi, keterbatasan kuota, ataupun faktor lainnya.
Bebie menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi BBM agar tidak terjadi penimbunan maupun penyalahgunaan oleh oknum tertentu. Pengawasan yang maksimal dinilai penting untuk memastikan distribusi BBM tepat sasaran dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Bebie menegaskan, DPRD Murung Raya akan menjalankan fungsi pengawasan dengan meminta penjelasan resmi dari pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya.
Ia berharap solusi cepat segera diambil sehingga persoalan BBM dapat teratasi. “Kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya. (asd/sb).
Sinar Barito Pemersatu Banua